Stewardship | ~5 min read

Risiko Alam Kini Menjadi Risiko Finansial

Laporan keanekaragaman hayati terbaru dari IPBES mempertegas satu hal: kerusakan alam kini membawa konsekuensi finansial yang nyata. Mulai dari cekungan air yang menyusut hingga penurunan keanekaragaman hayati, para investor mulai menyadari adanya risiko yang berdampak langsung pada operasional, rantai pasok, serta pertumbuhan jangka panjang.

Risiko terhadap ekonomi global akibat kerusakan alam semakin nyata, sebagaimana disoroti dalam laporan terbaru Intergovernmental Science-Policy Platform on Biodiversity and Ecosystem Services (IPBES) tentang Business and Biodiversity1. Aktivitas ekonomi yang bersifat eksploitatif dan merusak keanekaragaman hayati mengancam layanan ekosistem penting seperti penyerbukan, penyaringan air, dan regulasi iklim.

Dampaknya, sektor seperti pertanian, konstruksi, dan manufaktur menghadapi keterbatasan bahan baku, kenaikan biaya, serta gangguan operasional.

Melampaui Batas Operasional yang Aman

Temuan ini sejalan dengan laporan UN Water Bankruptcy2 yang menuniyajukkan bahwa dunia telah melampaui batas aman dalam penggunaan sumber daya air. Banyak sumber air utama telah mencapai titik kritis, sementara konsumsi korporasi terus melebihi kemampuan alam untuk memulihkannya. Kondisi ini menegaskan perlunya perubahan sistemik untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Salah satu tantangan utama adalah masih rendahnya pengukuran dan pengelolaan risiko berbasis alam oleh perusahaan. Keanekaragaman hayati sering dianggap sebagai isu kepatuhan, dibandingkan sebagai risiko strategis yang berdampak langsung pada operasi dan kinerja finansial.

Ketidakseimbangan antara Kerusakan dan Konservasi

Laporan IPBES juga menyoroti ketidakseimbangan besar antara aktivitas yang merusak dan upaya konservasi. Di tahun 2023, sekitar USD 7,3 triliun dialokasikan ke aktivitas yang merusak keanekaragaman hayati, dibandingkan hanya USD 220 miliar untuk konservasi, dengan kurang dari 1% perusahaan terbuka yang mengungkapkan dampaknya.

Alih-alih menetapkan satu metode “terbaik” untuk mengukur dampak terhadap alam, kontribusi utama laporan ini adalah penekanannya pada pemilihan pendekatan yang tepat sesuai konteks. Laporan ini menunjukkan bahwa tindakan yang efektif bergantung pada penggunaan alat yang relevan dengan aset, sektor, atau keputusan yang dihadapi—serta pemahaman yang jelas atas apa yang dapat dan tidak dapat diungkapkan oleh masing-masing metode.

Apa implikasinya bagi para investor?

Seiring meningkatnya pengungkapan terkait alam, investor kini memiliki peluang untuk memanfaatkan data yang semakin matang ini dengan alat analisis yang dapat menghasilkan wawasan yang relevan untuk pengambilan keputusan di berbagai kelas aset. Alokasi modal yang didukung oleh dialog berkelanjutan dan praktik stewardship yang konsisten dapat membantu memperkecil kesenjangan perlindungan alam. Metode dan alat untuk mengelola keanekaragaman hayati sebenarnya sudah tersedia; yang dibutuhkan adalah pemanfaatan yang lebih terkoordinasi dan berorientasi ke depan untuk menyelaraskan insentif—mengalihkan fokus dari kinerja jangka pendek menuju ketahanan jangka panjang yang didukung oleh ekosistem yang sehat.

 

1 IPBES Business and Biodiversity Assessment
2 Global Water Bankruptcy Report 2026

Investasi melibatkan risiko. Nilai investasi dan pendapatan yang dihasilkan dapat berfluktuasi, dan investor mungkin tidak mendapatkan kembali pokok yang diinvestasikan. Kinerja masa lalu bukan merupakan indikator untuk kinerja masa depan. Dokumen ini adalah komunikasi pemasaran. Dokumen ini hanya untuk tujuan informasi. Dokumen ini bukan merupakan nasihat investasi atau rekomendasi untuk membeli, menjual, atau menahan surat berharga apa pun dan tidak akan dianggap sebagai penawaran untuk menjual atau ajakan untuk membeli surat berharga apa pun.

Pandangan dan pendapat yang diungkapkan dalam dokumen ini, yang dapat berubah tanpa pemberitahuan, adalah milik penerbit atau perusahaan afiliasinya pada saat publikasi. Data tertentu yang digunakan berasal dari berbagai sumber yang diyakini dapat diandalkan, tetapi keakuratan atau kelengkapan data tidak dijamin dan tidak ada tanggung jawab yang ditanggung atas kerugian langsung atau yang bersifat konsekuensial yang timbul dari penggunaannya. Duplikasi, publikasi, ekstraksi, atau transmisi konten, terlepas dari bentuknya, tidak diizinkan.

Materi ini belum pernah ditinjau oleh otoritas pengawas mana pun. Di Tiongkok daratan, dokumen ini digunakan untuk skema Qualified Domestic Institutional Investor sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, dan untuk tujuan informasi semata. Dokumen ini bukan merupakan bagian dari penawaran umum berdasarkan Undang-Undang Nomor 26.831 Republik Argentina dan Resolusi Umum No. 622/2013 NSC. Sesuai bab 4 Surat Keputusan 2555 tahun 2010, komunikasi ini murni untuk tujuan informasi dan sama sekali bukan merupakan promosi atau publikasi produk dan/atau layanan Allianz Global Investors di Kolombia atau bagi penduduk Kolombia. Komunikasi ini sama sekali tidak bertujuan untuk memulai pembelian suatu produk atau penyediaan layanan yang ditawarkan oleh Allianz Global Investors, baik secara langsung maupun tidak langsung. Dengan menerima dokumen ini, setiap penduduk Kolombia mengakui dan menyatakan bahwa mereka menghubungi Allianz Global Investors atas inisiatifnya sendiri dan komunikasi tersebut sama sekali bukan berasal dari kegiatan promosi atau pemasaran yang dilaksanakan oleh Allianz Global Investors. Penduduk Kolombia menyatakan bahwa akses ke halaman jejaring sosial Allianz Global Investors dalam bentuk apa pun dilakukan atas tanggung jawab dan inisiatifnya sendiri dan sadar bahwa mereka mungkin mengakses informasi tertentu mengenai produk dan layanan Allianz Global Investors. Komunikasi ini murni bersifat privat dan rahasia dan tidak boleh diproduksi ulang. Komunikasi ini bukan merupakan penawaran umum sekuritas di Kolombia sesuai dengan peraturan penawaran umum yang tercantum dalam Surat Keputusan 2555 tahun 2010. Komunikasi ini dan informasi yang tertuang dalam dokumen ini bukan merupakan permintaan penawaran oleh Allianz Global Investors atau afiliasinya untuk menyediakan produk finansial apa pun di Brasil, Panama, Peru, dan Uruguay. Di Australia, materi ini disajikan oleh Allianz Global Investors Asia Pacific Limited (“AllianzGI AP”) dan hanya ditujukan untuk digunakan oleh konsultan investasi serta investor perusahaan/profesional lainnya, bukan untuk investor retail umum atau perorangan. AllianzGI AP tidak memegang lisensi untuk menyediakan layanan finansial kepada klien retail di Australia. AllianzGI AP dibebaskan dari persyaratan untuk memegang lisensi Australian Foreign Financial Service sesuai Undang-Undang Perusahaan (Corporations Act) 2001 (Cth) berdasarkan ASIC Class Order (CO 03/1103) sesuai ketentuan penyediaan layanan finansial khusus untuk klien grosir. AllianzGI AP memegang lisensi dan berada di bawah regulasi dari Komisi Sekuritas dan Futures Hong Kong sesuai dengan hukum negara Hong Kong yang berbeda dari hukum negara Australia.

Dokumen ini didistribusikan oleh perusahaan-perusahaan Allianz Global Investors berikut: Allianz Global Investors GmbH, perusahaan investasi di Jerman, di bawah otoritas Jerman Bundesanstalt für Finanzdienstleistungsaufsicht (BaFin); Allianz Global Investors (Schweiz) AG; di HK, oleh Allianz Global Investors Asia Pacific Ltd., yang memegang lisensi dari Komisi Sekuritas dan Futures Hong Kong; di Singapura, oleh Allianz Global Investors Singapore Ltd., yang berada di bawah regulasi dari Otoritas Moneter Singapura [No. Registrasi Perusahaan 199907169Z]; di Jepang, oleh Allianz Global Investors Japan Co., Ltd., terdaftar di Jepang sebagai Operator Bisnis Instrumen Keuangan [No. Registrasi Direktur Biro Keuangan Lokal Kanto (Operator Bisnis Instrumen Keuangan), No. 424], Anggota Asosiasi Penasihat Investasi Jepang, Asosiasi Dana Investasi, Jepang dan Asosiasi Perusahaan Instrumen Keuangan Tipe II; di Taiwan, oleh Allianz Global Investors Taiwan Ltd., yang memegang lisensi dari Komisi Pengawas Keuangan di Taiwan; dan di Indonesia, oleh PT. Allianz Global Investors Asset Management Indonesia berlisensi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia. Investasi melalui reksa dana mengandung risiko. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, calon investor harus membaca dan memahami prospektus. Kinerja masa lalu tidak menjamin/mencerminkan indikasi kinerja di masa depan.

5405460

Allianz Global Investors

Anda sekarang meninggalkan situs web ini dan dialihkan ke situs web di bawah ini. Ini tidak menyiratkan persetujuan atau pengesahan atas informasi oleh Allianz Global Investors yang terdapat dalam situs web yang dialihkan atau Allianz Global Investors tidak menerima tanggung jawab atau kewajiban apa pun sehubungan dengan yang terkandung di dalamnya.